Mengenal Manajemen Keuangan : Pengertian, Ruang Lingkup, dan 7 Prinsip Manajemen Keuangan
Mengenal Manajemen Keuangan : Pengertian, Ruang Lingkup, dan 7 Prinsip Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan adalah suatu aktivitas utama perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan asal dana yang dimiliki suatu organisasi atau perusahaan.

Banyak yang beranggapan bahwa manajemen keuangan hanya aktivitas catat-mencatat uang secara akuntansi & sebagai tanggung jawab berdasarkan bagian keuangan saja.

Padahal, proses ini memiliki jangkauan yang sangat luas dan penting untuk keberlangsungan suatu bisnis.

Di dalam perusahaan, pengaturan keuangan berkali – kali dianggap dengan manajemen keuangan. Kegiatan ini umumnya mencakup perencanaan, pengoperasian, analisis aktivitas keuangan, serta kontrol, & pengendalian keuangan. Ada berapa prinsip-prinsip manajemen keuangan yang perlu diperhatikan yang berarti sanggup mencegah pola administrasi keuangan yang tidak transparan.

Apa itu Manajemen Keuangan?

Yang dimaksud menggunakan administrasi keuangan merupakan aktivitas merencanakan, mengatur, mengarahkan, dan mengawasi aktivitas finansial seperti pengadaan dan pemanfaatan dana perusahaan.

Administrasi keuangan juga berarti menerapkan prinsip manajemen umum terhadap asal daya keuangan perusahaan.

Walau terdengar sepele, istilah manajemen keuangan ternyata masih rancu dipahami banyak orang.

Padahal, manajemen keuangan adalah keliru satu elemen penting dalam kehidupan, terutama waktu berbisnis.

Ruang Lingkup Manajemen Keuangan

Manajer keuangan mempunyai ruang lingkup, yaitu:

1. Memilih Keputusan Investasi

Waktu memilih keputusan buat menerima investasi atau pendanaan, manajemen keuangan diperlukan buat mengevaluasi risiko, menghitung biaya kapital yang diterima perusahaan, & memperkirakan keuntungan apa saja yang akan diperoleh sang perusahaan sehabis investasi diterima.

Selain itu, administrasi keuangan juga diperlukan untuk menghitung penganggaran kapital yang sesuai menggunakan kebutuhan alokasi dana dan operasional perusahaan agar investasi bisa membentuk banyak keuntungan untuk masa depan.

BACA JUGA : Instrumen Investasi – Jenis & Tips Investasi yang Menguntungkan!

Penganggaran kapital juga termasuk kegiatan perhitungan aset yang dimiliki oleh perusahaan.
Aktivitas yang dilakukan oleh manajemen keuangan dalam menentukan keputusan investasi perusahaan merupakan keputusan krusial yang akan memilih masa depan perusahaan.

2. Keputusan Keuangan Perusahaan

Memilih keputusan investasi melibatkan tentang pendanaan, aset dan alokasi dana perusahaan. Sedangkan menentukan keputusan keuangan perusahaan merupakan hal yang tidak sama.

Meningkatnya jumlah investasi yang didapat sang perusahaan setiap tahunnya, menciptakan manajemen keuangan harus memperhitungkan cara yang lebih tepat buat mengatur keuangan perusahaan.

BACA JUGA : Pengertian Menggunakan Akuntansi Secara Generik

Administrasi keuangan harus berbagi cara terbaik buat alokasi dana dan membuat struktur keuangan agar perusahaan tidak merugi pada masa depan.

Administrasi keuangan juga harus menyeimbangkan aset dan ekuitas perusahaan agar perusahaan selalu dalam keadaan kondusif.

3. Menetapkan Pembagian Saham

Manajemen keuangan menciptakan peraturan mengenai pembagian dividen perusahaan. Ini dilakukan supaya pembagian dividen sama rata dan tidak merugikan perusahaan.

Manajemen keuangan adalah pihak yang memilih berapa besar jumlah persentase keuntungan yang mampu dibagikan menjadi dividen.

BACA JUGA : 6 Investasi Syariah Terbaik & Paling Menguntungkan!

Administrasi keuangan pula wajib mampu memperhitungkan keuangan perusahaan pada masa depan.

Misalnya contohnya apa saja peluang investasi yang dapat dilakukan serta perencanaan keuangan buat perluasan & pengembangan bisnis supaya perusahaan semakin besar.

4. Working Capital Decision

Pada perusahaan, Working Capital Decision merupakan uang yang disimpan untuk perusahaan yang dipakai buat porto operasional perusahaan. Termasuk didalamnya juga adalah aset perusahaan & liabilitas perusahaan.

Setiap aset yang dimiliki perusahaan seperti alat, mesin, mobil dan gedung wajib dipelihara dan diperhitungkan juga oleh administrasi keuangan. Karena aset tersebut krusial bagi keberlangsungan perusahaan.

Selain itu, liabilitas perusahaan juga wajib diurus oleh administrasi keuangan. Beberapa model liabilitas merupakan hutang, tagihan yang wajib dibayar dan pinjaman berdasarkan bank.

Semuanya wajib diurus oleh administrasi keuangan supaya tidak mengalami keterlambatan pembayaran yang membuahkan fatal bagi perusahaan.

BACA JUGA : 20 Ide Usaha Kekinian yang Gampang & Menguntungkan

Tugas – tugas manajemen keuangan perusahaan memang sangat krusial. Menurut mulai menerima pendanaan bagi perusahaan supaya perusahaan bisa permanen berjalan.

Hingga mengelola keuangan perusahaan. Mampu dibilang manajemen keuangan perusahaan adalah bagian krusial perusahaan yang menciptakan perusahaan sanggup terus berjalan.

Pengelolaan manajemen keuangan pula harus sempurna dan seksama supaya perusahaan tidak mengalami kerugian yang sanggup berakibat kebangkrutan.

Maka itu, manajemen keuangan wajib memperhitungkan setiap lebih jelasnya transaksi keuangan secara akurat dan berkala.

Ruang lingkup manajemen keuangan yang baik tentunya akan membuat bisnis semakin berkembang dan mempunyai kontrol keuangan yang semakin baik.

Salah satu bentuk manajemen yang krusial pada suatu bisnis adalah membuat laporan keuangan.

Prinsip Manajemen Keuangan

1. Akuntabilitas (Accountability)

Akuntabilitas merupakan kewajiban moral atau hukum yang inheren pada individu, gerombolan , atau perusahaan untuk menyebutkan bagaimana dana, alat-alat, atau kewenangan yang diberikan pihak ketiga.

Apakah dana tadi sudah dipakai dan digunakan? Dan digunakan buat apa?

Perusahaan harus mampu mengungkapkan bagaimana mereka memakai asal dananya & apa yang telah dia capai menjadi pertanggung jawaban dalam orang yang berkepentingan dan penerima manfaat.

Seluruh yang berkepentingan berhak buat mengetahui bagaimana dana dan kewenangan dipakai.

2. Konsistensi (Consistency)

Sistem dan kebijakan keuangan berdasarkan organisasi wajib konsisten menurut ketika ke ketika. Ini tidak berarti bahwa sistem keuangan nir boleh diubahsuaikan bila terjadi perubahan dalam organisasi.

Pendekatan yang tidak konsisten terhadap manajemen keuangan merupakan suatu pertkamu bahwa masih ada manipulasi dalam pengelolaan keuangan.

4. Kelangsungan Hidup (Viability)

Merupakan suatu ukuran taraf keamanan & keberlanjutan keuangan organisasi.

Agar keuangan terjaga, pengeluaran organisasi pada taraf strategi sampai operasional harus sejalan atau diadaptasi dengan dana yang diterima.

Manajer organisasi wajib menyiapkan sebuah rencana keuangan yang menampakan bagaimana organisasi bisa melaksanakan strateginya dan memenuhi kebutuhan keuangan.

5. Transparansi (Transparency)

Perusahaan wajib terbuka tentang pekerjaannya, menyediakan fakta yang berkaitan dengan rencana dan aktivitasnya pada para orang yang berkepentingan.

Termasuk didalamnya menyiapkan laporan keuangan yang seksama, lengkap, dan tepat waktu, serta dapat diakses dengan mudah oleh para manajemen yang berkepentingan dan penerima manfaat.

Pola administrasi keuangan yang tidak transparan berarti menkamukan terdapat sesuatu hal yang disembunyikan.

6. Stkamur Akuntansi (Accounting Stkamurds)

Sistem akuntansi dan keuangan yang dipakai perusahaan wajib sesuai menggunakan prinsip dan stkamur akuntansi yang berlaku di Indonesia.
hal ini berarti setiap akuntan pada seluruh dunia bisa sepaham dan mengerti sistem yang dipakai.

7. Integritas (Integrity)

Pada melaksanakan aktivitas operasionalnya, individu yang terlibat wajib memiliki integritas yang baik.

Selain itu, laporan dan catatan keuangan juga wajib dijaga integritasnya melalui kelengkapan dan keakuratan pencatatan keuangan.

8. Pengelolaan (Stewardship)

Perusahaan harus bisa mengelola dan memakai dana yang sudah diperoleh dengan baik dan mengklaim bahwa dana tersebut dipakai buat mencapai tujuan yang telah ditetapkan sang perusahaan.

Kesimpulan

Itulah pengertian, ruang lingkup, & beberapa prinsip-prinsip manajemen keuangan yang wajib kamu ketahui. Pola administrasi keuangan yang tidak transparan berarti terdapat hal yang disembunyikan oleh perusahaan.

Sumber :
Informasi : Jurnal Mekari
Gambar : Harmony